WARTAGAUL
EKONOMIAksi Jual ‘Berjilid-jilid’, Chengdong Lepas 3,7 Miliar Saham BUMI hingga Kepemilikan di Bawah 5%

Aksi Jual ‘Berjilid-jilid’, Chengdong Lepas 3,7 Miliar Saham BUMI hingga Kepemilikan di Bawah 5%

PenulisTim Redaksi
Diterbitkan16 Januari 2026
Aksi Jual ‘Berjilid-jilid’, Chengdong Lepas 3,7 Miliar Saham BUMI hingga Kepemilikan di Bawah 5%

Jakarta – Aksi divestasi besar-besaran kembali dilakukan oleh salah satu pemegang saham utama PT Bumi Resources Tbk (BUMI), Chengdong Investment Corporation (CIC). Investor kakap asal China ini tercatat kembali melepas kepemilikannya dalam jumlah jumbo, melanjutkan tren penjualan yang telah dilakukan sejak akhir tahun lalu.

Dalam rangkaian transaksi terbaru yang berlangsung dari akhir Desember 2025 hingga awal Januari 2026, Chengdong dilaporkan telah melepas sekitar 3,7 miliar lembar saham.

Detail Transaksi Jumbo

Berdasarkan data pasar dan keterbukaan informasi, aksi jual ini dilakukan secara bertahap (berjilid-jilid) dengan rincian sebagai berikut:

  • Periode Transaksi: 23 Desember 2025 – 8 Januari 2026.

  • Volume Penjualan: Sekitar 3,7 miliar lembar saham.

  • Rentang Harga: Saham dilepas pada kisaran harga Rp363 hingga Rp461 per lembar.

  • Estimasi Nilai: Dari aksi ini, Chengdong diperkirakan meraup dana segar sekitar Rp1,5 triliun.

Kepemilikan Tergerus di Bawah 5 Persen

Aksi jual yang terus-menerus ini berdampak signifikan pada struktur kepemilikan Chengdong di emiten batu bara milik Grup Bakrie dan Salim tersebut.

Sebelum transaksi periode ini, Chengdong masih menggenggam sekitar 22,27 miliar saham atau setara dengan 5,99%. Namun, setelah pelepasan 3,7 miliar saham ini, kepemilikan mereka menyusut menjadi sekitar 18,56 miliar saham atau setara 4,99%.

Dengan persentase kepemilikan yang kini berada di bawah 5%, Chengdong tidak lagi berkewajiban untuk melaporkan perubahan kepemilikannya secara rutin kepada publik melalui keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), kecuali jika mereka kembali menambah porsi hingga di atas ambang batas tersebut.

Bukan Aksi Pertama

Langkah ini bukanlah kejutan tunggal, melainkan kelanjutan dari strategi divestasi yang agresif. Sebelumnya, pada periode awal Desember 2025, Chengdong juga tercatat telah melepas sekitar 3,71 miliar saham yang membuat kepemilikan mereka turun dari posisi 6,99% menjadi 5,99%.

Penjualan bertahap ini menunjukkan pola exit strategy atau rebalancing portofolio yang dilakukan oleh investor institusi tersebut di tengah pergerakan harga komoditas dan dinamika pasar modal saat ini.

Bagikan Artikel:

ARTIKEL TERKAIT